Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2016

Totally Recommended: Sabtu Bersama Bapak

“Ka, istri yang baik gak akan keberatan diajak melarat” “Iya, sih. Tapi Mah, suami yang baik tidak akan tega mengajak istrinya untuk melarat” Sudah beberapa kali saya membaca “Sabtu Bersama Bapak” dan sampai saat ini saya masih belum merasa bosan untuk membacanya. Waktu pertama kali lihat dari sampulnya di toko buku, saya kira alur cerita dari buku ini menyedihkan. Tapi totally wrong , malahan buku ini penuh banyak pesan dan motivasi. Selain itu, yang saya suka dari buku ini adalah gaya bahasanya yang ringan jadi mudah untuk dimengerti. Buku ini bercerita tentang seorang pria yang belajar mencari cinta, seorang pria yang belajar menjadi seorang suami dan ayah yang baik, seorang ibu yang membesarkan anaknya, serta seorang bapak yang meninggalkan pesan untuk anak-anaknya. Bapak yang hanya bisa hadir di hadapan anak-anaknya di setiap hari Sabtu. Sehingga mengapa buku ini berjudul “Sabtu Bersama Bapak”. Menurut saya buku ini penuh inspirasi terutama bagi diri saya sendir

Kartini Cilik

Ini bukti piagam penghargaannya, tapi sayang cetakan nama saya salah :(  Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, hari yang bisa dibilang sakral bagi kaum hawa di Indonesia. Karena sosok Ibu Kartini ini yang turut memperjuangkan kesetaraan derajat wanita. Nggak ada hal khusus yang terjadi di hari Kartini tahun ini di hidup saya. Tapi peringatan hari Kartini itu akan pasti mengingatkan saya ke beberapa tahun silam, di masa kecil saya. Dulu waktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar, biasanya di bulan April ini ada perayaan Hari Kartini. Semua murid baik cewek maupun cowok diperintahkan untuk menggunakan baju adat, kalau cewek sih dianjurkan berkebaya. Nah ada yang berbeda saat tahun 2004, dan waktu itu saya duduk di bangku kelas 6. Ada tawaran menarik dari guru saya, langsung loh nunjuk saya juga (karena yang ditunjuk ada 3 orang termasuk saya). Waktu itu saya dan kedua teman saya dipanggil menuju ruang kepala sekolah, langsung dong rasanya deg-degan. Takut kal